Liverpool Tersingkir dari Liga Champions

Kiper Spanyol Adrian adalah alasan di balik eliminasi Liverpool di babak 16 Liga Champions.

Liverpool tidak dapat lolos ke perempat final setelah kalah dari Atletico Madrid pada Kamis pagi (12/12) di leg kedua babak 16 besar di Anfield 2-3. Skornya adalah Liverpool 2: 4 secara keseluruhan.


Liverpool bermain mengagumkan di depan para penggemar dan menang 2-0 di awal perpanjangan waktu, ketika tuan rumah Giorgio Weindom mendominasi di menit ke-43 dan Roberto Firmino (94 ‘).

Situasi berubah secara dramatis setelah Adrian melakukan kesalahan hanya empat menit setelah gol Firmino. Dominasi Liverpool dicetak segera setelah Adrian melakukan kesalahan fatal yang mengarah ke gawang Marcus Llorente.

Tujuannya berasal dari pelanggaran Adrian ketika ia menendang bola yang benar-benar mengarah ke Joao Felix. Joao Felix kemudian mengoper bola sehingga Llorente bisa berubah menjadi gol. Alih-alih pingsan oleh rekan setimnya, bola yang ditendang oleh Adrian Jusru mengarah ke striker Joao Felix dari Atletico.

Joao Felix kemudian memberikan umpan bahwa Llorente bisa berubah menjadi gol yang dicetak oleh Diego Simeone untuk menggantikan Diego Costa di babak kedua.

Gol Llorentes yang mengarah ke 1: 2, sehingga Liverpool sepertinya telah kehilangan kendali atas pertandingan. Ketika Llorente mencoba mencetak gol lagi, kiper Adrian mematahkan lagi.

Tembakan Laurent di sudut kiri gawang tembakan Adrian, yang hanya mencetak dua gol penting dalam permainan dan segera meninggalkan kerumunan di Anfield diam.

2-2 berarti Liverpool perlu dua gol untuk maju ke perempat final. Upaya untuk mencetak pemain Liverpool berlanjut ke babak kedua perpanjangan waktu, tetapi tidak berhasil.

Alih-alih, Atl├ętico mencetak gol ketiga melawan Adrian. Pengganti Alvaro Morata Atl├ętico memberikannya keunggulan 3-2 di menit ke-120.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *