Vitamin C

Di Jaman sekarang dengan cuaca yang tidak menentu kita di tuntut dengan kondisi tubuh yang selalu sehat serta daya tahan tubuh kita kuat, tentunya asupan vitamin untuk tubuh kita sangat lah perlu, apalagi seperti tahun ini 2020 dengan adanya wabah Corona (Covid-19) tentu kita tidak ingin badan kita terkena wabah tersebut, salah satunya untuk menghindari wabah tersebut kita harus menjaga jarak dengan orang di sekitar kita, misalnya hindari berkerumunan selalu jaga jarak aman di jalanan karena kita tidak tahu orang yang ada tersebut sudah terinfeksi atau belum, oleh karena itu salah satu pencegahan nya kita harus memakan vitamin serta menjaga imun kita.

Di jaman yang serta modern ini kita bisa gampang mencari vitamin tersebut, di berbagai tempat pun sudah ada misalnya Mall, mini market, apotek, warung masyarakat dan online pun sudah tersedia, dengan adanya online tentu kita bisa lebih mudah memilih memilah vitamin mana yang akan kita beli dengan berbagai jenis merek yang berbeda, tentunya merek tersebut ada yang sudah di kenal atau pun merek-merek baru pun sudah banyak.

Vitamin, termasuk vitamin C, adalah senyawa organik. Ada senyawa organik dalam organisme hidup dan mengandung unsur karbon dan oksigen.

Vitamin C larut dalam air dan tidak disimpan oleh tubuh. Untuk mempertahankan tingkat vitamin C yang memadai, orang harus makan makanan yang mengandungnya setiap hari. Vitamin C berperan penting dalam banyak fungsi tubuh, termasuk produksi kolagen, L-karnitin, dan beberapa neurotransmiter. Ini membantu dalam metabolisme protein dan aktivitas anti-oksidan nya dapat mengurangi risiko jenis kanker tertentu. Kolagen, yang produksinya mendukung vitamin C, adalah komponen utama jaringan ikat dan protein yang paling umum pada mamalia. Antara 1 dan 2% jaringan otot terdiri dari kolagen. Ini adalah komponen penting dalam jaringan fibrosa seperti:

String, Geng, Bulu, Horny, Tulang rawan, Tulang, Usus, Pembuluh darah

Dalam kasus penyembuhan luka, penyelidikan awal tahun 1942 menunjukkan bahwa penyembuhan luka memakan waktu lebih lama jika seseorang menderita penyakit kudis. Penyakit kudis disebabkan oleh kekurangan vitamin C. Gejalanya meliputi pembengkakan persendian, gusi berdarah, gigi lepas, anemia dan kelelahan. Penyakit kudis berulang dapat terjadi ketika seseorang mengonsumsi vitamin C dosis tinggi dan kemudian memecahnya dengan cepat.

Sumber vitamin C  yangterbaik adalah dari buah dan sayuran segar. jika memasak dalam air panas dapat menghancurkan beberapa kandungan vitamin C, jadi makanan mentahlah yang terbaik.

Terlalu banyak vitamin C

Jika Asupan vitamin C sangat tinggi melalui suplemen, tapi tidak diet, bisa menyebabkan gangguan penyerapan zat besi, anda sebaiknya harus berbicara dengan dokter sebelum mengambil suplemen vitamin C, karena kadar vitamin C yang tinggi bisa mengakibatkan kerusakan jaringan.

Penyembuhan luka, infeksi dan TBC.

Pada tahun 1982, para peneliti menyimpulkan bahwa luka, luka, dan lecet pada orang yang mengonsumsi lebih banyak vitamin C dapat sembuh lebih cepat daripada yang biasanya mungkin terjadi dalam makanan mereka. Ini mungkin karena fakta bahwa vitamin C berkontribusi pada produksi kolagen.

Peran vitamin C sebagai antioksidan juga membantu memperbaiki jaringan dan mengurangi kerusakan yang disebabkan oleh peradangan dan oksidasi.

Diyakini bahwa orang-orang dengan tingkat vitamin C yang memadai melawan infeksi lebih baik daripada orang-orang yang kekurangan vitamin C.

Vitamin C juga dapat membantu mencegah infeksi pernapasan akut, terutama pada orang yang menderita kekurangan gizi dan stres fisik.

Para peneliti juga menemukan bahwa vitamin C dapat membunuh bakteri TB yang resistan terhadap obat dalam kultur laboratorium. Sebuah penelitian yang diterbitkan pada 2013 menyarankan bahwa menambahkan vitamin C ke obat tuberkulosis dapat mempersingkat pengobatan.

Ingat jaga kondisi tubuh kita ya dan semoga kita di berikan kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *